Cara Input Pajak Keluaran dalam eSPT

Postingan ini masih satu rangkaian dari postingan sebelumnya tentang cara mengisi faktur pajak masukan. Sekarang cara mengisi faktur pajak keluaran di e-SPT PPN 1111. Salah satu yang harus sudah dipunyai PKP sebelum mengisi pajak keluaran adalah nomor faktur elektronik. Karena faktur pajak yang diterbitkan harus sudah menggunakan nomor faktur yang dijatah dari DJP.

Contoh transaksinya sebagai berikut di bulan agustus 2013:

    • 8 Agustus 2013 menjual 2 unit printer kepada Koh Guan (NPWP 06.418.161.3-953.000) sebesar Rp 30.000.000 dengan nomor faktur 010.900-13.22200001
    • 15 Agustus 2013 Koh Guan mengembalikan 1 unit printer senilai Rp 15.000.000 dengan nomor nota retur SNR-00012
    • Selama bulan Agustus melakukan penjualan eceran produk lain (Faktur Pajak Digunggung) senilai Rp 40.000.000

Posting Data faktur Pajak Keluaran

media_1380008345263.png

 

Urutan langkah posting

  1. Cek dahulu jumlahnya mungkin ada salah ketik angka
  2. Klik Posting
  3. Sesuaikan dengan masa SPT
  4. Pajak Masukan ada 2 karena dari postingan sebelumnya saya input dua pembelian, PK ada 2 yang menggunakan faktur

Buka Menu Pajak Masukan

Caranya mirip dengan di artikel sebelumnya. Jika dulu untuk membuka menu pajak masukan, sekarang lewat Input Data > Pajak Keluaran. Kemudian sesuaikan bulan dan klik Tampilkan dan klik tombol Baru untuk mulai mengisi pajak keluaran

Isian untuk Transaksi 8 Agustus 2013

media_1380005135427.png

Penjelasan urutan langkah

  1. Cukup Jelas
  2. Cukup Jelas (karena PPN-nya kita setor sendiri)
  3. Cukup Jelas
  4. Tinggal input nomor NPWP
  5. Pastikan nomor faktur pajak keluar sesuai dengan yang diinput di Referensi > Jatah Faktur Pajak, jika tidak sama pasti muncuk notifikasi error
  6. Pilih tanggal penerbitan faktur
  7. Isi harga penjualannya
  8. Simpan

Isian Untuk Transaksi Tanggal 15 Agustus 2013

media_1380006478865.png

Penjelasan urutan langkah

  1. Cukup Jelas
  2. Cukup Jelas
  3. Karena pengembalian maka pilih Nota Retur/ Nota Pembatalan
  4. Dokumen yang diretur atas faktur
  5. Pilih WP-nya
  6. Isi dengan nomor nota retur
  7. Isi dengan faktur pajak yang dretur
  8. Tanggal nota retur
  9. Jumlah yang diretur
  10. Simpan

Persiapan Menginput Penjualan Tanpa Faktur Pajak (FP Digunggung)

media_1380076743890.png

klik Setting > Setting SPT PPN 1111 dan akan muncul box seperti diatas, kemudian pilih masa agustus dan ikuti klik seperti yang ditunjukkan angka

Buka Lampiran AB Untuk Mengisi Transaksi Digunggung

media_1380076910908.png

Klik SPT > Lampiran SPT 1111 > Lampiran AB

Masukkan Nilai Digungung Pada Lampiran AB

media_1380077103475.png

Urutan Langkah:

  1. Masukkan nilai DPP transaksi eceran/yang digunggung pada B.2 di kolom DPP (Rupiah) dan tekan Enter sekali
  2. Jika tidak ada transaksi lain bisa langsung klik tab Bagian III agar fungsi tombol Simapan aktif
  3. Klik Simpan
  4. Klik Cetak (jika ingin)
  5. Klik Keluar untuk menyudahi

Input PPN Kurang Bayar di Bagian II Induk SPT PPN

media_1380077476388.png

Untuk membuka Induk SPT PPN 1111

  1. Klik SPT
  2. Klik Induk SPT 1111
  3. Klik Bagian II
  4. Lihat apakah PPn tersebut kurang bayar/nihil atau LB
  5. Isi di G. PPN yang kurang bayar dilunasi tanggal, klik di Kotak kecil

Cara Isi SSP Kurang Bayar

media_1380079468564.png

Sebelum isi ini pastikan PPN kurang bayar telah disetor terlebih dahulu dan mintalah nomor NTPN di lembar Bukti Penerimaan Negara yang diberikan Kantor Pos atau Bank Persepsi.
Pada Menu Input SSP Yang Telah Dibayar

  1. Pilih Kode Akun Pajak yang sesuai (100 untuk PPN yang dipungut sendiri)
  2. Input NTPN dari BPN (Bukti Penerimaan Negara)
  3. Masukkan pajak kurang bayar
  4. isi sesuai tanggal validasi di SSP
  5. Simpan
  6. Keluar
  7. Klik Tab Bagian VI, di bagian bawah ada kotak kosong untuk mengisi Kota tempat dibuatnya SPT dan tanggal SPT akan dilaporkan di kantor pajak
  8. Simpan dan
  9. Cetak

Cetak Induk SPT PPN dan Buat CSV PPN

media_1380080048883.png

Cetak Induk SPT tidak ada masalah berarti tinggal; klik ikon print
Untuk membuat CSV, masih sama dengan pembuatan CSV PPN Nihil seperti yang pernah saya bahas disini.

  1. Klik SPT > Buat CSV
  2. Sesuaikan dengan masa PPN
  3. Klik SImpan
  4. Pilih Yes (disitu terlihat nilai SSP dengan PPN apakah sudah benar atau masih selisih)
  5. Pilih direktori tempat meyimpan file CSV (saya lebih suka 1 folder 1 satu masa PPN, biar rapi)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s